Gagasan
bagaikan pesawat jet yang melesat dengan cepat. Gagasan adalah sebuah interaksi
tentang apa yang berhasil ditangkap oleh pikiran. Terkadang Kita memiliki
sebuah gagasan yang bagus namun tidak dapat diabadikan ke tulisan. Ini karena Kita
kurang menyadari pentingnya menulis. Banyak gagasan-gagasan kita yang mungkin
tidak terabdikan ke tulisan sehingga Kita tidak dapat melihat atau mengingat
gagasan yang pernah Kita fikirkan.
Gagasan
dapat dimusiumkan dengan mudah. Berikut ini Beberapa cara untuk mengenali
sumber gagasan kita dan langkah apa yang dapat dilakukan dalam memusiumkan
gagasan kita ke tulisan.
1.
Kenali sumber datangnya gagasan kita
Gagasan
yang tersusun dalam pikiran kita dapat muncul di mana saja dan dipicu oleh apa
saja seperti saat Kita membaca buku atau koran, mendengarkan berita, melihat kejadian
yang terjadi di sekitar kita atau mungkin ide kita akan muncul dengan melakukan
observasi dengan cara bepergian, bertemu dengan beberapa orang, melakukan
wawancara, dan sedikit investigasi. Pada saat Kita melakukan wawancara,
kembangkan imajinasi kita dan kembangkan naluri keingintahuan kita. Menemukan
ide dengan melakukan observasi diartikan dengan merekam apa yang Kita lihat dan
rasakan. Dari perjalanan tersebut, mungkin Kita tidak hanya menemukan gagasan
saja, tapi sekaligus juga pelajaran hidup yang lebih berharga. Jika gagasan
tersebut datang maka segeralah Kita "musiumkan" semua itu. Bagaimana
cara memusiumkan gagasan tersebut? Segeralah Kita menulis langsung di depan
komputer atau langsung menulisnya di atas secarik kertas.
2.
Jadikan menulis sebagai kebiasaan
Mengapa
Kita harus jadikan menulis sebagai kebiasaan ? Karena menulis bertujuan untuk
berkomunikasi dengan orang lain atau menyampaikan gagasan yang kita pikirkan ke
orang lain. Menulis juga agar dapat memperjelas dan merangsang pikiran kita,
serta meluapkan semua gagasan yang ada di dalam pikiran kita.
3.
Mulailah menulis
Jangan takut memulai menulis. Kita pasti bisa, kutipan motivasi
dari Isa Alamsyah “ Kalau Kamu bisa menulis satu kata pasti bisa satu kalimat,
kalau Kamu bisa menulis satu kalimat pasti bisa satu paragraf, kalau Kamu bisa
menulis satu paragraf pasti bisa satu halaman, dan kalau Kamu bisa menulis satu
halaman pasti bisa satu karya.” Dan jangan takut memulai, menurut pendapat J.K
Rowling “ Tulislah apa yang Kamu pikir, jangan pikirkan apa yang Kamu tulis.” Saat
menangkap sebuah ide, kita bisa langsung menuliskannya dari mana saja misalnya,
Realita kehidupan merupakan penyedia ide yang bisa untuk kita gali karena semua
yang kita alami, kita lihat, kita rasakan dapat kita tumpahkan dalam tulisan
kita. Mulailah menulis dari mana saja yang saat itu menjadi minat Anda.
Para
pembaca, mari Kita memulai menulis untuk memusiumkan gagasan kita, agar Kita
dapat melihat atau mengingat gagasan yang pernah Kita fikirkan dan dapat
menyampaikan gagasan kita berupa tulisan. Ketika menulis Kita juga akan membuat
gagasan begitu mahal, karena saat menangkap sebuah gagasan, Kita tidak akan membiarkannya
berlalu begitu saja. Yakinlah bahwa gagasan itu sebenarnya sudah ada dalam diri
kita, mulai dari yang paling sederhana sampai ke yang luar biasa. Jaga dan
abadikan gagasan kita ke dalam tulisan. Jadi mari musiumkan gagasan kita ke tulisan
dengan menulis.
0 komentar:
Posting Komentar